Rindu Guruku

Selamat Hari Guru ke-66 (hari ini 25 November 2011)

 

Guru Pertama dan Utama

Jika kalian bertanya siapa sosok yang tepat untuk diberi penghargaan di hari guru tiap tahun itu? Maka, aku akan memilih guru pertama yang telah mendidik kami, AYAH.

Inilah Perjalanan Rindu, akan selalu ku ingat akan sosoknya (yang tak terganti, dan tak pernah tergantikan). Dia yang mengajariku membaca dan menulis, membaca huruf latin maupun huruf-huruf hijaiyah, dan saat menginjak sekolah dia yang membimbingku belajar mengerjakan tugas-tugas rumah, dan… prestasiku selalu berada diatas. Aku bangga, bukan pada diriku tapi padanya.

Dia pemimpin keluarga, dia yang aku dibuat takjub padanya, dia yang bisa segalanya yang kutahu; Dia seorang Ustadz; Dia seorang Guru; Dia seorang Pedagang; Dia seorang Penjahit; Dia seorang Mekanik; Dia seorang Tukang Listrik; Dia seorang Tukang Kayu; Dia seorang Peternak; Dia seorang Pekebun; ah… dirumah dia bisa segalanya, aku ingin seperti dia. – nanti saat berkeluarga 🙂 –

Maka ku persembahkan catatan hari ini untukmu ayahanda, `selamat hari guru` semoga semua amal dan pengabdianmu menjadi jalan kemudahan menuju jannah-Nya, insyaAllah kelak kita akan berjumpa dalam keharibaan-Nya.

رَبِّ اغْفِرلِي وَ لِوَالِدَيّا وَ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرَا

“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah kedua orang tuaku sebagaimana mereka telah memelihara / mendidikku sewaktu aku kecil.”

Titip Rindu untuknya

Iklan

9 thoughts on “Rindu Guruku

  1. Kalau saya, guru terdekat saya adalah Ibu. Beliau lebih dari seorang Ibu, beliau juga ayah untuk saya. Beliau adalah episentrum kehidupan saya 🙂

    Semoga Ayahnya diberikan yang terbaik oleh Allah 🙂

    insyaAllah, doanya… amin… 🙂 `Admin`

    Balas
  2. wah kemarin malam aku pun menulis tentang ayah. tapi belum sempat aku posting he he maklum netnya nebeng di sekolah. salam kenal dariku yang kepincut jadi guru karena suka pada guru yang pandai bercerita.

    sudah diposting tuh (blum komen), salam kenal… 🙂 `Admin`

    Balas
  3. Ass..wr.wb. salam kenal dari kami…..subhannallah, merinding aku membaca tulisan bapak diatas. sungguh Dia adalah Ayah tercinta. Amii…nn, atas do’a2 anak yg sholeh. terimakasih. Wass…wr.wb

    Wa’alaikumsalam.. amin.. trims sudah berkenan mampir

    Balas
    • Thank you for a very entertaining arepllt….iarticularcy as I am Irish and my husband is Austrian.I particularly like the Fianna – Vienna slant. I should get some milage out of this with the inlaws!

      Balas

Berkenan untuk tinggalkan `jejak` dan `follow`, trims...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s