Isyarat Rindu,

Dan ternyata masih belum mampu untuk menuliskan isyarat kehidupan dalam blog ini, perjalanan rindu, yang seharusnya tersampaikan. Dan hingga tahun yang katanya telah berganti baru masih belum ada yang baru di blog ini, ehe maaf… (baru ini)

Kenapa? Entahlah…

dan padahal disini adalah Januari, dimana perjalanan rindu itu dimulai, karena sebuah perpisahan. Dan rangkaian potongan episode rindu ternyata belum keseluruhannya, dan mungkin takkan sempurna hingga rindu akan kembali dipertemukan. Maka takkan ada yang salah dalam perjalanan rindu, merangkai kerja yang mungkin takkan ada yang memperdulikannya, cukup Dia yang tahu dan cukup begitu saja.

Tujuh tahun, dan hitungan akan selalu bertambah.

Selamat Tahun Baru 1433 H (bagi yang merayakan)

Selamat Tahun Baru 1433 H bagi yang merayakan 🙂

Tanya kenapa judulnya begitu? Hm… yang biasanya tahun baru (Hijriyah maupun Miladiyah) harusnya tanggal merah, nah hari ini bertepatan 01 Muharram 1433 H tidak tanggal merah, itu berarti hari ini saya tetap masuk kerja seperti biasa, fiuh… :(.

Dan kenapa tidak tanggal merah?

Hari ini memang ada yang kalendernya merah (PP Muhammadiyah) dan hitam (Pasaran), ini karena perbedaan memprediksi (seperti 01 Syawal kemarin). Hari ini seharusnya sudah 01 Muharram 1433 H, walau ketinggian hilal masih 1 derajat (01 Syawal kemarin 2 derajat), yang mana jika dilihat dengan mata biasa tidak akan kelihatan, so… masih tetap ada perbedaan diantara kita. Baca lebih lanjut